MEDAN – Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara menerima kunjungan rombongan Penyelenggara Zakat dan Wakaf se-Sumatera Barat untuk melakukan kegiatan studi tiru program Kampung Selaraz (Senantiasa Lestarikan Zakat) yang diinisiasi oleh FOZ Sumut sinergi dengan Kemenag Sumatera Utara, Senin (29/8).
Kunjungan ini dilakukan di Sentra Ternak Dompet Dhuafa Waspada yang berada di Desa Bulu Cina, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang.
Menyambut kedatangan rombongan, Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada sekaligus selalu Ketua FOZ Sumatera Utara terlebih dahulu ia menjelaskan tentang program sentra ternak.
“Program sentra ternak yang sekarang dikunjungi ini merupakan implementasi dari zakat produktif. Di sini pekerjanya mustahik yang digaji sekaligus dibina selama 2 tahun untuk menjadi peternak dengan diberikan modal kambing selepas balajar dan bekerja selama 2 tahun,” ucapnya, dikutip dari keterangan tertulis.
Sulaiman yang juga menjelaskan tentang Kampung di zakat Selaraz yang melibatkan Dompet Dhuafa Waspada sebagai pembuat program pemberdayaan ternak.
“Kami dari FOZ Sumut masing-masing punya program yang dikembangkan di kampung zakat selaraz. Dompet Dhuafa Waspada fokus dengan kambing ternak, Rumah Zakat pemodalan UMKM, IZI pembinaan dai dan mualaf, Daarut Tauhid fokus pembinaan hafidz, dan Yatim Mandiri memberikan beasiswa untuk anak yatim,” ucap Sulaiman.
Mewakili Kakanwil Kemenag Sumut, Mhd. Asrul selaku Kasi Zakat dan Wakaf menyampaikan bahwa program kampung selaraz yang digagas ini berjalan atas dasar kolaborasi.
“Apa yang kami lakukan ini dibangun atas kolaborasi, semangat teman-teman FOZ Sumut luar biasa. Kuncinya memang kolaborasi, pemilihan lokasi yang tepat, dan jangan lupa harus ada pendampingan,” ungkapnya.
Mhd. Asrul juga berharap apa yang dilakukan Kemenag Sumut bersama FOZ ini bisa diadopsi.
“Tentu yang kami lakukan ini bukan yang paling baik. Apa yang bisa diadopsi silakan, bagaimana nanti inovasinya juga silakan. Adanya kunjungan ini kami turut senang, karena bagian dari silaturahim juga,” ucapnya.
Hadir sebagai kepala rombongan, sekaligus Kasi Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sumbar, H. Muhammad Rifki, M.Ag mengucapkan terima kasih atas penyambutannya.
“Terima kasih telah menyambut kedatangan kami. Saya sangat mengapresiasi sekali kampung selaraz yang dibuat oleh Kemenag bersama FOZ Sumut. Karena di tempat kami memang belum ada,” ucapnya.
Ia pun berharap, di Sumbar bisa segera bisa dibentuk program serupa untuk menyalurkan zakat produktif.
“Usai dari sini akan kami rampungkan untuk bisa ditiru bagaimana nanti di tempat kami. Karena kampung zakat memang solusi mengantarkan mustahik menjadi muzakki,” tutup Rifki.





