RAMALLAH – Otoritas pendudukan Israel mengatakan bahwa siswa sekolah Palestina di Desa Deir Nizam Ramallah telah melemparkan batu ke tentara pendudukan Israel.
Kepala sekolah, Badr Shreitah, pasukan pendudukan Israel telah mengepung sekolah menengah Deir Nizam.
Mereka juga mengancam selama satu bulan jika lemparan batu oleh siswa terus berlanjut, akan segera menutup sekolah tersebut.
Sementara Kementerian Pendidikan Palestina mengatakan tentara Israel sebelumnya melakukan banyak serangan terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan di Tepi Barat, yang mengancam hak siswa Palestina untuk melanjutkan pendidikan di lingkungan yang aman.
“Lebih dari 1,3 juta anak Palestina dari Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza akan kembali ke sekolah. Anak-anak di Tepi Barat dan Gaza menghadapi tantangan yang tidak dapat dibayangkan oleh banyak anak di seluruh dunia,” kata pernyataan PBB, dilansir Middle East Monitor.
PBB mengatakan, sejak awal tahun ini sebanyak 20 anak tewas di Tepi Barat. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021 yaitu mencapai 12 anak. PBB menambahkan, saat ini ada 56 perintah pembongkaran terhadap sekolah yang secara keseluruhan menampung setidaknya 6.400 anak di Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur.





