Puluhan Dokter RSUD Siak Keluhkan TPP Tak Dibayar, Minta Kemudahan Mutasi

Doctor crossing arms while holding stethoscope in white coat front view.

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sebanyak 38 dokter spesialis di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau, dikabarkan belum menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama enam bulan.

Persoalan itu viral di media sosial setelah sebuah unggahan menyoroti belum cairnya hak para tenaga kesehatan tersebut.

Dalam unggahan akun Instagram @hasan_asyari1 disebutkan para dokter belum menerima pembayaran dengan alasan keterbatasan anggaran daerah.

Kondisi itu memicu perhatian publik karena para dokter tetap menjalankan pelayanan kesehatan meski hak mereka tertunda.

Permasalahan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat dengar pendapat antara dokter spesialis, DPRD Siak, dan Pemerintah Kabupaten Siak pada Maret 2026.

Para dokter mengeluhkan tunjangan kelangkaan yang belum dibayarkan sejak September 2025. Mereka mengaku terakhir menerima TPP penuh pada Agustus 2025.

Sekretaris Badan Keuangan Daerah Siak, Rory Erlangga, menyebut pembayaran September dan Oktober 2025 masih tercatat sebagai utang pemerintah daerah. Namun tunjangan November dan Desember 2025 disebut tidak dapat dibayarkan karena anggaran terdampak efisiensi.

“Kami tidak dibayar selama enam bulan sejak September 2025. Januari 2026 hanya dibayar 50 persen,” ujar dokter spesialis kulit dan kelamin, Dina Refi.

Dina yang telah mengabdi selama 12 tahun di Siak juga menyoroti adanya perbedaan perlakuan antara dokter ASN dan dokter kontrak. Menurutnya, dokter kontrak masih menerima pembayaran penuh tanpa pemotongan.

Para dokter meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan pembayaran hak mereka. Jika daerah dinilai tidak lagi mampu membayar tunjangan, mereka berharap diberi kemudahan administrasi untuk mutasi ke daerah lain.

Rapat tersebut berlangsung emosional. Dalam video yang beredar di media sosial, beberapa dokter tampak menangis saat menyampaikan keluhan mereka di hadapan DPRD dan pemerintah daerah.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here