JAKARTA – Kadar trombosit yang turun identik dikaitkan dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), nyatanya bukan hanya DBD saja yang menjadi penyebab kadar trombosit seseorang turun.
Trombosit sendiri adalah salah satu jenis sel darah yang berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah, dimana normalnya berkisar antara 150.000 hingga 400.000 keping per mikroliter darah.
Trombosit turun bisa menyebabkan beragam masalah kesehatan, termasuk perdarahan internal yang berbahaya.
Menurut Cleveland Clinic, ada beberapa penyebab kadar trombosit turun dan patut diwaspadai, diantaranya:
- Penyakit autoimun idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang trombosit Penyakit yang menyerang sumsum tulang seperti anemia aplastik, leukemia, limfoma, dan sindrom mielodisplastik
2. Efek samping kemoterapi atau radiasi untuk mengobati penyakit kanker
3. Efek samping obat tertentu seperti sejumlah antibiotik, kejang, pengencer darah
4. Infeksi virus seperti demam berdarah, hepatitis C, CMV, EBV dan HIV
5. Faktor keturunan
Anda tidak perlu khawatir, untuk mencegah atau memperbaiki kadar trombosit bisa mengendalikannya dengan istirahat cukup, memperbanyak vitamin B12, C, D dan K, konsumsi makanan tinggi zat besi, makanan tinggi folat, dan dipastikan jangan sampai dehidrasi dengan memperbanyak minum air putih.





