Sedekah Pohon untuk Pacitan Cegah Ancaman Abrasi

PACITAN – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk turut serta  dalam melakukan upaya pengurangan risiko bencana (PRB) atas peristiwa abrasi di Pacitan.

Sebelumnya DMC Dompet Dhuafa kolaborasi dengan INDOFEST 2022 dalam campaign Sedekah Pohon pada awal September 2022. Hasil kolaborasi yang dilakukan akan menjadi program penanaman 1000 pohon mangrove dan aksi bersih di wilayah pesisir Pacitan.

“Dengan tajuk KolaborAksi yang terjalin antara DMC Dompet Dhuafa dan INDOFEST 2022. Kami mengajak masyarakat dan stakeholder yang terkait untuk turut serta dalam upaya mengurangi risiko bencana di Pacitan,”jelas Haryo Mojopahit selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa, dikutip dalam laman resmi dmcdompetdhuafa.org.

Penanaman mangrove dipercaya dapat mengurangi terjadinya abrasi di wilayah pesisir pantai. Selain itu mangrove dipercaya dapat memperbaiki ekosistem laut yang rusak baik akibat abrasi maupun sampah-sampah yang bertebaran.

Mangrove juga bisa menjadi tempat hidup baru makhluk hidup laut, pada taraf tertentu mangrove juga bisa mengurangi energi gelombang apabila terjadi tsunami. Mengingat atas pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per September 2022, wilayah Pacitan termasuk dalam wilayah dengan ancaman gelombang pasang tinggi yang bisa berujung pada peristiwa abrasi.

Menurut kajian Inarisk, Pacitan sendiri merupakan salah satu wilayah dengan ancaman gelombang ekstrim dan abrasi dengan kategori sedang – menengah. Diperkirakan ada 12.437 jiwa yang terpapar gelombang ekstrim dan abrasi di Kabupaten Pacitan.

Sebanyak 13 persennya merupakan kelompok rentan dari segi usia, ekonomi, hingga disabilitas. Penggabungan indeks kelompok masyarakat rentan secara keseluruhan memberikan informasi bahwa kelas penduduk terpapar bencana gelombang ekstrim dan abrasi di Kabupaten Pacitan berada pada kelas TINGGI.

Selain itu juga diperkirakan masyarakat akan mengalami kerugian sebesar 75,14 miliar rupiah dan merusak 699,36 ha lingkungan hidup apabila terpapar gelombang ekstrim dan abrasi di Kabupaten Pacitan. Secara keseluruhan, Kabupaten Pacitan termasuk kategori kelas TINGGI untuk bencana gelombang ekstrim dan abrasi.

Hal ini diperparah dengan kenyataan bahwa indeks kapasitas kesiapsiagaan di Kabupaten Pacitas atas gelombang ekstrim dan abrasi merupakan indeks terendah dalam kapasitas kesiapsiagaan yang sejajar dengan indeks gagal teknologi dan konflik sosial.

“Hasil asesmen yang dilakukan oleh tim DMC Dompet Dhuafa menemukan Pacitan terancam akan mengalami abrasi. Insyallah dalam waktu dekat, Sedekah Pohon di Pacitan akan dilaksanakan di antara bulan September dan Oktober 2022. Mohon doanya ya,”terang Haryo.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk serta dalam aksi Sedekah Pohon di Pacitan, dapat membuka portal donasi di https://donasi.dompetdhuafa.org/lessplasticmoreaction/ . Masyarakat juga bisa membuka laman resmi DMC Dompet Dhuafa di https://dmcdompetdhuafa.org/ dan menghubungi hotline Whatsapp di nomor 08116116916.

Advertisement