Kisah Boneka Beruang Merah Selamatkan Nyawa Batita dari Material Gempa Cianjur

Boneka beruang merah yang jadi penyelamat balita bernama Nabila dari himpitan gempa/ foto: radar cianjur

CIANJUR – Nabila Putri Nurfadilah anak berusia dua tahun, salah satu korban gempa yang  di Kampung Longkewang, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, nyawanya selamat karena boneka beruang merah miliknya.

Rumah mereka yang berhadapan dengan masjid itu ikut diguncang gempa dahsyat. Bangunan megahnya dalam hitungan menit rata tak tersisa.

Ayah Nabila biasa dipanggil Umar sebagai saksi mata menceritakan sebelum gempa akan berangkat beribadah menuju masjid, namun urung dilakukan ketika melihat bajunya kusut. Ia pun bergegas mengambil setrika untuk merapikannya.

Tak disangka, saat memegang setrika, tiba-tiba ada guncangan yang membuatnya tertimpa material bangunan. Dalam benaknya hanya terpikirkan nasib Nabila yang tengah bermain boneka di kamar berukuran 3×3 meter arah pojok selatan.

Sedangkan Ratna sang istri menyapu di halaman, dan ditengah cucuran darah berjatuhan ia melihat sang istri telah tertimbun hingga leher yang terlihat hanya kepala bercucuran darah, serta Umar berlari menyelamatkan istrinya dengan bersusah payah menariknya.

Tak berselang lama Nabila, sang anak berteriak ‘Papa’, ‘Papa’, pdan ditemukan  dalam kondisi berada dibawah himpitan boneka beruang itu.

Benda mati itu menjadi perantara penyelamat nyawa balita seakan bertugas menghalangi material berjatuhan dari lantai dua rumah tiga keluarga itu. Dengan dibantu warga, Nabila akhirnya bisa diselamatkan

Boneka beruang yang mengalami sobek di bagian ketiak itu kini menjadi pemandangan biasa bagi warga yang melintasi dan menjadi benda mati saksi tragedi yang merenggut nyawa keponakannya. Nabila pun kini mengungsi ke rumah kakeknya di Sukabumi.

Setiap hari Nabila video call kepada Umar menanyakan kabar sang beruang merah si mainan tersayang dari sekian puluh yang lainnya.

“Kalau video call selalu ingin tau boneka beruangnya, saya sering melihatkan sedang dijemur dan dibersihkan dari debu,” ungkap ayah dua anak itu, sebagaimana dilansir radarcianjur.com.

Advertisement