SEMARANG – Dompet Dhuafa Jawa Tengah merespon bencana banjir bandang yang menenggelamkan perumahan Dinar Indah Metesih pada hari Jum’at 6 Desember 2022 pukul 15:30-21:00, yang diakibatkan tanggul jebol di sekitar pengkol Sungai Babon.
Respon yang diberikan yakni dengan menyalurkan logistik berupa makanan siap saji, obat-obatan dan air minum, ke dua titik evakuasi bersama gabungan relawan dari berbagai elemen. Titik pertama bantuan logistik disalurkan Masjid Perumahan Dinar Indah dan titik kedua bantuan logistik disalurkan di Balai Diklat FKPP Fatmawati.
“Alhamdulillah saat tim Dompet Dhuafa Jawa Tengah datang menyalurkan logistik. Seluruh warga telah di evakuasi dengan baik oleh relawan dan tenaga ahli terkait dari pemerintah ke dua titik di Masjid Perumahan Dinar Indah dan di Balai Diklat”, ujar Yandi Pratama, relawan Dompet Dhuafa Jawa Tengah.
Banjir bandang kali ini meskipun terjadi pada sore hari, namun surut dengan cepat pada pukul 21:00. Sebanyak 36 kk dan 44 rumah terdampak. Korban jiwa meninggal 1 orang dan 1 orang lainnya masih syok dengan kejadian ini hingga harus dievakuasi ke Rumah Sakit KRMT. Wongso Negoro.
Selain di Perumahan Dinar Indah Meteseh, bersumber dari BPBD Kota Semarang mencatat banjir di Kecamatan Tembalang juga terjadi di Kelurahan Sendang Guwo dan Kelurahan Rowosari.
“Bahwa meski saat ini kondisi banjir sudah surut. Namun, warga yang bertempat tinggal di dekat sungai di mohon tetap waspada karena banjir susulan masih mungkin terjadi,” tambah Arya, salah satu relawan, dalam keterangan tertulis.





