BEKASI – Polisi mengungkap rentetan pembunuhan berantai yang terjadi di Bekasi, Cianjur dan Garut dan dilakukan tiga tersangka.
Ketiga tersangka adalah Wowon Erawan alias Aki, Solihin, dan Muhammad Dede Solehudin.
Dari ketiga tersangka itu, paling menjadi sorotan adalah Wowon Erawan alias Aki. Wowon menjadi sosok orang yang paling dicari polisi, karena ia menghilang saat istri dan anak tirinya meregang nyawa karena keracunan di rumah kontarakan mereka di Bekasi, Jawa Barat.
Setelah ditelusuri polisi, satu keluarga yang awalnya disebut keracunan itu ternyata tewas karena sengaja diracun oleh Wowon menggunakan pestisida.
Polda Metro Jaya membeberkan sembilan orang menjadi korban pembunuhan berantai di wilayah Bekasi, Cianjur, dan Garut, Jawa Barat.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, tiga korban dibunuh pelaku Wowon Ermawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan M Dede Solehudin di wilayah Bantargebang, Bekasi.
Sedangkan enam korban lainnya dihabisi nyawanya di wilayah Cianjur dan Garut, yang merupakan kampung halaman para pelaku.
Berdasarkan hasil penyelidikan, sebagian besar korban masih memiliki hubungan darah dengan para pelaku. Beberapa di antaranya dibunuh dua tahun lalu. Korban dibunuh karena mengetahui pembunuhan yang dilakukan Wowon terhadap korban lainnya, yang bermotif penipuan uang.
Terkait kejadian itu, Iis Suryati yang merupakan istri keempat Wowon, buka suara menceritakan sosok suaminya tersebut.
Perempuan 42 tahun itu mengaku menikah dengan Wowon ketika sang suami sudah menceraikan ketiga istrinya tersebut.
Kepada Iis, Wowon mengaku bekerja di sebuah tempat penggilingan beras. Selama mengenal dan tinggal dengan Wowon, Iis menilai kepribadian suaminya itu tidak ada yang aneh.
“Kesehariannya biasa-biasa saja, tidak ada yang aneh. Saya menikah dengan Pak Wowon sejak 2005 dan memiliki dua anak. Paling besar berusia 12 tahun,” kata Iis dikutip dari TribunJabar pada Jumat (20/1/2023).
“Sebelum menikah dengan saya, dia sudah pernah menikah dan menceraikan istri pertama sampai yang ketiga.”
Sementara itu, tersangka Wowon diketahui sempat pulang ke Cianjur, Jawa Barat, dua hari setelah membunuh keluarganya di Bekasi, Jawa Barat, dengan cara diracun.
Menurut tetangga Wowon yang bernama Mega Mulyati (35), tersangka pulang ke rumah kontrakannya di Kampung Pasir Loa, Desa Mekarwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur pada Sabtu (14/1/2023). Sementara pembunuhan di Bekasi terjadi pada Kamis (12/1/2023).
Mega menuturkan, pada saat Wowon pulang ke rumah kontrakannya, warga setempat mengusirnya. Sebab, warga takut disangka menyembunyikan keberadaan Wowon yang saat itu tengah dicari-cari kepolisian.
Saat itu, warga desa telah mengetahui bahwa keluarga Wowon yang ada di Bekasi tewas. Sementara polisi belum mengetahui keberadaan Wowon.
“Wowon sempat pulang ke kontrakannya di Kampung Pasir Loa, Mekarwangi, Ciranjang, setelah ramai pemberitaan terkait tewasnya istri dan ketiga anaknya di Bekasi,” katanya, dikutip dari Tribun Jabar.





