MEDAN – Tim SAR gabungan memperpanjang masa tanggap darurat selama tiga hari untuk melakukan pencarian delapan korban bencana tanah longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Natuna, Kepulauan Riau.
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin mengatakan tanggap darurat seharusnya berakhir kemarin (Minggu, 12/3), tetapi diperpanjang selama tiga hari, karena belum semua korban yang dinyatakan hilang ditemukan pada masa tanggap darurat terhitung pada 6-12 Maret 2023.
“Dengan perpanjangan masa tanggap darurat tersebut diharapkan seluruh korban yang masih dalam pencarian di Desa Pangkalan bisa segera ditemukan,” katanya, dilansir Antara.
Ia mengatakan operasi pencarian korban bencana tanah longsor di belahan timur salah satu pulau terluar di Indonesia ini terkendala cuaca yang berubah-ubah.
Selain itu, material tanah yang berlumpur, bahkan hingga kedalaman empat meter menjadi kendala utama dalam proses pencarian korban bencana tanah longsor.





