MEDAN – Pesantren Tahfidz Darul Qur’an yang terletak di Dusun 1 Jl. Ps. 1 Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan menggelar acara roadshow safari quran bersama Dompet Dhuafa Waspada.
Aqeela Elfadh (Juara 1 Hafiz Indonesia) bersama sang ayah hadir menjadi pembicara dan memberikan tips cara untuk bisa menghafa Al Quran.
“Yang utamanya hati kita harus senang dulu,” ucap Aqeela, pada acara yang digelar Rabu (27/9).
Sementara Abuya selaku orang tua mengatakan bahwa ia mengenali kecenderungan putrinya. “Aqeela itu cenderung otak kirinya yang bekerja, lalu dicoba seimbangkan antara otak kanan dan otak kiri. Karena menghafal itu cenderung menggunakan otak kanan sehingga harus dilatih otak kanannya salah satunya dengan berhitung matematika,” terangnya.
Hal tersebut ternyata dibuktikan oleh Aqeela yang selain berhasil menghafal alquran 30 juz juga memiliki kemampuan matematika yang baik dengan menjuarai olimpiade matematika hitung cepat.
“Luruskan niat karena Allah, insya Allah para penghafal alquran itu membawa keberkahan, lisannya makbul, karena Allah jaga dirinya,” pesan Abuya.
Kehadiran Aqeela dan Abuya ini pun mengundang apresiasi dari Direktur Pesantren Tahfidz Darul Qur’an Muhammad Zen Al-Hudawi. Ia merasa kegiatan ini mampu menyulutkan semangat para santri untuk menghafal alquran.
“Alhamdulillah, acara ini membuat santri Darul Qur’an semakin termotivasi untuk meningkatkan hafalan dan menyelesaikan target hafalannya. Terima kasih kepada Dompet Dhuafa Waspada. Semoga kedepannya acara seperti ini bisa rutin dilaksanakan di Pesantren Tahfidz Darul Qur’an,” ungkapnya, dikutip dari keterangan tertulisnya.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada Sulaiman pun turut mengucapkan terima kasih kepada pihak pondok pesantren. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Terima kasih kepada pimpinan Pondok Pesantren. Kami juga berharap sinergi kita dapat terus berlanjut lagi kedepannya,” tuturnya.
Dalam acara tersebut turut hadir Ketua Umum Yayasan Hj. Erli Hamimah Dalimunte, SH, Sekretaris Yayasan H. Raja Aman Nst. SH Kuasa Hukum Darul Qur’an Edi Yunara, jajaran Kepala Madrasah MTs MA Tahfidz, Kepala Pengasuhan Putra/Putri, serta para santri yang berjumlah 1.500 orang.





