Dompet Dhuafa Serukan Penghentian Eskalasi Kekerasan di Palestina

JAKARTA – Dompet Dhuafa menyerukan untuk segera menghentikan eskalasi kekerasan di Palestina, demi menghindari jatuhnya lebih banyak korban warga sipil.

Direktur Komunikasi dan Teknologi Dompet Dhuafa, Prima Hadi Putra, menyampaikan sikap lembaga atas tragedi tersebut.

“Banyak masyarakat sipil yang sudah menjadi korban. Ratusan jiwa meninggal dunia dan ribuan lainnya luka-luka akibat pertikaian tersebut. Maka, sebaiknya pihak-pihak yang bertikai harus segera menghentikan eskalasi kekerasan demi menghindari jatuhnya lebih banyak korban warga sipil. Sehingga tidak menambah panjang deretan korban dalam konflik tersebut,” ujar Putra.

Dompet Dhuafa terus berupaya untuk memobilisasi bantuan kemanusiaan bagi warga sipil yang menjadi korban kekerasan agar mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok berupa layanan kesehatan, obat-obatan, dan makanan.

Diberitakan sebelumnya, Rumah Sakit Indonesia serta Ambulans Dompet Dhuafa yang sedang menjalankan misi kemanusiaan di Jalur Gaza turut menjadi sasaran serangan rudal Israel. Dompet Dhuafa menyayangkan sikap Israel yang menyerang mobilisasi pelayanan kesehatan itu yang hadir di lokasi konflik untuk menjalankan misi kemanusiaan.

“Kami sangat menyayangkan kejadian penyerangan terhadap tim medis dan ambulans yang bertugas dengan prinsip kemanusiaan universal. Ambulans tersebut selalu hadir dan masuk langsung di zona konflik saat perang. Sudah sangat banyak yang terbantu olehnya, dan telah dirasakan betul manfaatnya,” tutur Putra.

Setelah situasi mereda, Dompet Dhuafa melalui mitra kemanusiaan di sana akan meninjau kondisi ambulans terdampak. Apabila kendaraan kemanusiaan itu sudah tidak lagi memungkinkan untuk beroperasi, insyaallah Dompet Dhuafa akan kembali merencanakan kebutuhan pengadaan ambulans di sana.

Advertisement