Paragon Corp dan DD Kaltim Hadirkan Pos Gizi Sehat

Dompet Dhuafa Kaltim bekerja sama dengan Paragon Corp dibantu oleh teman-teman KKN dari Poltekkes Samarinda menghadirkan Pos Gizi Sehat di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (16/11/ 2023). (Foto: DD Kaltim)

KUTAI KERTANEGARA – Stunting menjadi isu kesehatan penting di Indonesia dengan angka prevalensi yang fluktuatif. Prevalensi stunting mencapai 21,6 persen dari 24,4 persen. Pemerintah menargetkan penurunan menjadi 17 persen pada 2023 serta 14 persen pada 2024.

Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, mencatatkan peningkatan angka stunting sebesar 23,9 persen pada 2022.

Sebagai respons, Paragon Corp melalui Dompet Dhuafa Kaltim memulai program Pos Gizi Sehat hingga akhir Desember 2023.

Program ini mencakup berbagai intervensi, termasuk skrining balita, edukasi stunting dan kesehatan, pemberian PMT rutin untuk anak-anak stunting, paket gizi untuk Ibu dan Anak, serta kunjungan ke rumah penerima manfaat untuk memonitor pola makan, PHBS, dan perkembangan anak.

“Alhamdulillah, kegiatan Pos Gizi Sehat yang dilaksanakan pada 16 November 2023 oleh Dompet Dhuafa Kaltim bekerja sama dengan Paragon Corp, dibantu oleh teman-teman KKN dari Poltekkes Samarinda berjalan dengan lancar,” kata Fatimah Nur Azra, Shopper Experience Leader DC Samarinda PT Paragon Corp.

Fatimah berharap para penerima manfaat mendapat manfaat dari program yang digulirkan, baik itu edukasi tumbuh kembang anak, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Paket Gizi Ibu dan Anak yang diberikan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan berkah tidak hanya untuk penerima bantuan, tapi juga bagi kita semua,” ujarnya.

Indrawati (47), salah seorang peserta, merasakan manfaat dari program Pos Gizi Sehat yang dihadirkan Dompet Dhuafa Kaltim dan PT Paragon Corp.

“Terima kasih untuk Paragon dan Dompet Dhuafa sudah memerhatikan anak kami. Harapannya anak kami bisa kembali normal,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dedi selaku Sekretaris Desa Jonggon.

“Stunting memang menjadi salah satu masalah serius di desa kami. Kehadiran Paragon dan Dompet Dhuafa Kaltim sangat penting bagi kami karena mereka (warga) akhirnya bisa termonitor selama program berlangsung,” ujarnya.

Danang Pikatan, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kaltim, menambahkan bahwa program Pos Gizi Sehat bersama Paragon Corp sudah berjalan sejak awal November dan akan berakhir pada penghujung Desember 2023.

Selama program berlangsung, Dompet Dhuafa Kaltim melalui kader Pos Gizi Sehat akan memberikan layanan terbaik untuk anak ibu dan anak stunting.

Dari program tersebut, harapannya ke depan ada intervensi lanjutan yang termonitor oleh Dompet Dhuafa Kaltim.

“Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Paragoncorp telah menjadi pendonor untuk program tersebut dan terima kasih juga kepada semua pihak yang terlibat selama program berlangsung,” tuturnya. (DD Kaltim)

Advertisement