Banjir Meluas, Barito Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari

Banjir masih menggenangi rumah warga di Kabupaten Barito Selatan, Jumat (19/1/2024). (Foto: BPBD Kabupaten Barito Selatan)

BARITO SELATAN – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, telah menetapkan status tanggap darurat banjir selama 14 hari. Mulai 22 Januari hingga 4 Februari 2024.

Penjabat Bupati Barito Selatan, Deddy Winarwan, mengumumkan keputusan tersebut setelah rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Buntok, Selasa (23/1/2024).

Status tanggap darurat ini ditingkatkan dari status siaga bencana banjir sebagai respons terhadap peningkatan debit air dan curah hujan yang cukup tinggi dalam tiga hari terakhir.

“Dengan ditingkatkan status tersebut, maka bantuan sosial berupa sembako akan segera kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak di sejumlah desa,” ucapnya.

Sebelum penetapan status tanggap darurat banjir pada Minggu malam (21/1/2024), pihaknya telah menggelar rapat internal yang dihadiri oleh enam camat.

“Berdasarkan informasi dari enam camat, banjir sudah semakin meluas dan jumlah warga yang terdampak banjir juga semakin meningkat,” katanya.

Deddy telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Selatan untuk melakukan tindakan preventif agar jalan Trans Kalimantan tidak semakin rusak akibat banjir.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk menyediakan puskesmas di enam kecamatan, termasuk tenaga kesehatan, dokter, dan bidan, guna memberikan pelayanan medis kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Selain itu, Deddy meminta Dinas Pendidikan Barito Selatan melaksanakan proses belajar dari rumah bagi siswa yang sekolahnya terendam banjir, dan kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KPPP) diminta untuk mendata lahan pertanian warga yang terendam banjir serta mengambil langkah penanggulangannya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here