Tetap Tenang Bunda, Perhatikan 4 Hal Ini ketika Anak Sakit 

Ilustrasi anak sakit. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Menjaga anak yang sedang sakit, terutama bayi dan balita, memerlukan kesabaran dan ketenangan khusus. Penting bagi ibu untuk memahami aspek-aspek yang perlu diperhatikan saat merawat si kecil di rumah, termasuk mengenali tanda-tanda atau gejala yang memerlukan penanganan dokter secara cepat.

Dokter spesialis anak dari Universitas Indonesia, dr. Dimple Nagrani Sp.A B.MedSc, menyoroti empat aspek penting ketika anak sedang sakit, yaitu pola makan, minum, tidur, dan aktivitas.

Jika salah satu dari aspek ini terganggu, segera bawa anak ke rumah sakit, terutama jika makanan kurang, minuman ditolak, tidur terganggu karena masalah pernapasan, atau anak lemas.

Dimple menekankan pentingnya bagi orang tua untuk tetap tenang saat anak sakit. Saat sakit, anak terpapar kuman karena daya tahan tubuhnya yang menurun, yang bisa dipengaruhi oleh transisi dari ASI, pola makan anak, dan faktor alergi.

“Jadi, pahami sakit itu normal, yang dipastikan saat anak sakit jangan sampai sesak atau dehidrasi, kalau anak diare jangan sampai dehidrasi karena kalau dehidrasi bisa penurunan kesadaran,” jelasnya.

Dalam penanganan anak sakit, dapat dilakukan berbagai cara, termasuk melakukan sentuhan langsung dengan kulit atau “skin-to-skin”, yang dapat merangsang hormon oksitosin atau hormon cinta, membantu menenangkan anak, dan mempercepat proses penyembuhan.

Selain itu, pijatan dan penggunaan obat-obatan herbal yang aman seperti jahe, kunyit, bawang, kamomil, eucalyptus, dan lavender juga dapat diterapkan.

Dimple menyarankan agar dalam memilih produk untuk anak, orang tua harus memastikan keamanannya sesuai dengan usia anak, kecuali jika dosisnya telah ditentukan oleh dokter. Tes alergi juga disarankan untuk obat yang dioleskan ke kulit.

Penting untuk memberikan ASI jika masih dibutuhkan, menjaga kualitas makanan dan air minum untuk anak, dan menghindari memberikan makanan yang mengandung gula saat anak mengalami batuk agar lendir tidak mengendap dan menyebabkan kesulitan pernapasan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here