Sebanyak 6.278 Warga Sumbawa Terdampapk Banjir dan Longsor

Banjir merendam rumah di Sumbawa / DMC DD

SUMBAWA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa mencatat sebanyak 1.489 kepala keluarga (KK) atau 6.278 jiwa terdampak banjir.

Selain banjir, terdapat dua titik yang tertimpa tanah longsor dekat PDAM Semongkat dan Berang Dara setelah jembatan area konservasi Demongkat.

Sedangkan laporan dari BPBD Kabupaten Dompu terdapat satu desa yang terdampak banjir, yakni Desa Bara dengan jumlah warga yang terdampak sekitar 600 KK. Selain itu, tiga warga mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Dua unit rumah warga juga dilaporkan rusak sedang dan pagar lapangan Desa Bara roboh sepanjang 30 meter, satu masjid dan Polindes terendam lumpur yang cukup tebal.

Sementara itu, data BPBD Kabupaten Bima menyebutkan terdapat 12 kecamatan yang terdampak banjir, meliputi Kecamatan Sape, Lambu, Wawo, Tambora, Sanggar, Bolo, Palibelo, Ambalawi, Soromandi, Lambitu, Belo, dan Monta. Untuk jumlah warga yang terdampak masih dalam pendataan.

Kemudian, data BPBD Kota Bima terdapat enam kelurahan yang terdampak banjir, yakni Kelurahan Dodu, Nungga, Oimbo dan Kumbe di Kecamatan Rasanae Timur. Selanjutnya, Kelurahan Ntobo Kecamatan Raba dan Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda.

“Saat ini kami sedang dalam perjalanan menuju Pulau Sumbawa untuk meninjau lokasi yang terdampak banjir sekaligus membawa bantuan logistik ke lokasi bencana,yakni mi instan, makanan siap saji, selimut, sarung, beras, air minum, pakaian, dan sabun,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Ahmadi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here