Menang Versi Quick Count, Prabowo Minta Pendukungnya Tunggu Hasil Penghitungan KPU

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato dalam acara pemantauan hasil hitung cepat atau quick count di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2/2024). (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)

JAKARTA – Hasil hitung cepat (quick count) dari beberapa lembaga survei menunjukkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul lebih dari 50 persen suara dari pasangan lainnya. Meski demikian, Prabowo mengajak para pendukungnya untuk menantikan hasil penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam pidatonya di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024), Prabowo menegaskan pentingnya tetap bersabar dan tidak terlalu percaya pada hasil hitung cepat yang dikeluarkan beberapa lembaga.

“Saudar-saudara sekalian, kita harus tetap tunggu hasil resmi KPU. Kita yakin demokrasi Indonesia berjalan dengan baik,” katanya.

Prabowo mengakui bahwa pasangannya telah mendapatkan dukungan signifikan berdasarkan hitung cepat, seperti yang tercatat di situs kawalpemilu.org dengan perolehan suara 53,31 persen.

Namun, ia mengajak pendukungnya untuk tidak terlalu berlebihan dalam kegembiraan dan tetap menjaga sikap rendah hati.

“Kita tidak boleh jumawa, kita tidak boleh euforia, kita tetap harus rendah hati,” ucapnya.

Sebagai informasi, Pemilu 2024 melibatkan pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota dengan total pemilih sebanyak 204.807.222. Delapan belas partai politik nasional dan enam partai politik lokal ikut serta dalam pemilu ini.

Pemungutan suara dilakukan serentak pada 14 Februari 2024, dan rekapitulasi suara nasional dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024 sesuai Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here