Wajib Tahu! Ini Tanda Awal Penyakit Ginjal yang Kerap Diabaikan

Ilustrasi penyakit ginjal. (Foto: Shutterstock/Peakstock)

JAKARTA – Kesehatan ginjal harus tetap dijaga dengan baik karena kerusakan pada organ ini dapat berdampak signifikan pada kesehatan keseluruhan tubuh. Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring kotoran dan racun dari darah, memproduksi sel darah merah, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan RI, gagal ginjal kronik terjadi jika kerusakan pada ginjal berlangsung selama tiga bulan atau lebih.

Gejala gagal ginjal kronik meliputi mual, muntah, sakit kepala, kelelahan, penurunan nafsu makan, gatal pada kulit, perubahan buang air kecil, pembengkakan pada kaki dan kelopak mata, perut membesar, sesak napas, kejang, dan penurunan kesadaran.

Penyakit ginjal kronik seringkali tidak menunjukkan gejala jelas pada tahap awal, sehingga deteksi dini sangat penting.

Konsultan Nefrologi dari Rumah Sakit Yashoda Hyderabad Sashi Kiran A mengatakan bahwa penyakit ginjal kronis merupakan kondisi yang progresif, tidak menunjukkan gejala yang jelas sampai penyakitnya berkembang signifikan.

“Bahkan jika gejalanya muncul, pasien mungkin tidak menyadari bahwa itu disebabkan penyakit ginjal kronis. Oleh karena itu, gejala-gejala pada tahap awal sering tidak disadari oleh kebanyakan pasien. Namun, penting untuk diketahui bahwa jika didiagnosis sejak dini, perkembangannya dapat diketahui,” katanya, dikutip dari Hindustan Times.

Sashi menjelaskan beberapa tanda awal masalah ginjal yang perlu diwaspadai, seperti kehilangan minat makan dan mual saat memaksa diri untuk makan. Keadaan ini dapat menyebabkan penurunan berat badan seiring berjalannya waktu.

Tanda awal lain mencakup pembengkakan kaki setelah berjalan beberapa jam, bengkak pada mata di pagi hari, kelelahan, serta frekuensi buang air kecil yang meningkat pada malam hari, menyebabkan kesulitan tidur dan kantuk di pagi hari.

Sashi menyatakan bahwa individu yang mengalami gangguan ginjal mungkin kesulitan berkonsentrasi dalam studi atau pekerjaan. Dia menambahkan, tekanan darah tinggi atau peningkatan tekanan darah umumnya dialami oleh banyak penderita gangguan ginjal.

Gejala-gejala semacam itu, kata dia, seharusnya tidak diabaikan karena deteksi dini penyakit ginjal kronis dapat signifikan mengurangi risiko perkembangannya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here