Sompo Welfare Foundation Gandeng Dompet Dhuafa Salurkan ABD pada Penyandang Tuna Rungu

PURWOKERTO – Sompo Welfare Foundation (SWF) menyerahkan 12 unit bantuan alat bantu dengar (ABD) kepada 8 anak tuli di provinsi Jawa Tengah, melalui Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa melalui Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Jawa Tengah menghadirkan program Peduli Tuna Rungu Indonesia (PTRI) yang hadir sejak 2016 silam.

Berpusat di Purwokerto Kabupaten Banyumas, program PTRI menjangkau penerima manfaat di seluruh Jawa Tengah dan menjadi gerakan kepedulian bagi penyandang disabilitas tunarungu.

“Alhamdulillah sejak 2016 bergulir, PTRI memiliki konsistensi dalam menanggapi isu dan persoalan disabilitas di Jawa Tengah. Berkat konsistensi tersebut, kali ini kami mendapatkan perhatian dan dukungan dari Sompo Welfare Foundation (SWF) terhadap adik-adik disabilitas tunarungu. Bantuan alat bantu dengar dan renovasi ruang terapi ini menjadi penguat dan penyemangat PTRI,” ungkap Zaini Tafrikhan, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah dalam sambutannya.

Sementara bantuan alat dengar kali ini menjadi wujud kepedulian dari Sompo Welfare Foundation melalui Dompet Dhuafa. Sompo Welfare Foundation merupakan bagian dari grup asuransi dan keuangan global Sompo Group dan telah melaksanakan berbagai inisiatif yang mencakup bantuan keuangan kepada organisasi non-profit untuk tujuan sosial.

Sejak tahun 2010, SWF melaksanakan program International Grant, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan budaya di berbagai negara. Melalui dukungan PT Sompo Insurance Indonesia (“Sompo Insurance”) yang juga merupakan bagian dari Sompo Group, hibah ini juga diberikan kepada entitas nirlaba di Indonesia, dan telah dilaksanakan setiap tahun sejak 2017.

Melalui proses seleksi, tahun ini Dompet Dhuafa terpilih sebagai penerima hibah, guna mendukung advokasi mereka terhadap anak-anak tuli dengan memfasilitasi akses terhadap alat bantu dengar.

“Alhamdulillah dengan adanya alat bantu dengar dari Sompo Welfare Foundation bisa membantu anak kami dalam mendengar lingkungan sekitar. Alat yang mencapai puluhan jutaan sangat berat untuk kami membelinya. Semoga bantuan ini bisa juga membantu interaksi bagi lingkungannya”, ujar Erli Purwanti, Ibu dari Satria (7).

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here