SAMARINDA – Sampai tahun ini hampir 9.500 guru berstatus honorer aktif mengajar di Samarinda. Sayangnya, sebanyak 3.129 guru honorer belum mendapatkan insetif.
“Insentif yang diberikan pada guru honorer sebesar Rp 1 juta, PNS maupun honorer. Jumlah itu berasal dari pemkot sebesar Rp 700 ribu, dari Pemprov Kaltim Rp 300 ribu,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin seperti dikutip JPNN, Kamis (16/6).
Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Disdikbud Samarinda M Badui Ismail menambahkan, insentif diberikan setiap triwulan. Namun, tidak semua guru honorer mendapatkan insentif.
Dia menjelaskan, mereka yang belum mendapat insentif lantaran belum melengkapi persyaratan. Selain itu, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) yang belum final.
“Kondisi keuangan pemerintah saat ini juga sedang defisit. Anggaran yang ada saat ini mengalami pemangkasan 35 persen,” ungkap Kepala Seksi Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), Pendidikan Dasar (Dikdas), Disdikbud Samarinda Djoko Iriandono.





