
TIMNAS Garuda menempati elit 18 besar terbaik di Asia setelah dalam laga Grup F penyisihan Piala Dunia 2026 di stadion GBK, Selasa (11/6) menang 2 – 0 lawan tim Filipina, sekaligus meraih tiket untuk Piala Asia 2027.
Selain menorehkan sejarah di kualifikasi PD, Indonesia juga bisa kembali tampil di Piala Asia dua kali berturut-turut, sebelumnya di Qatar, April lalu sampai semi final, lalu berikutnya pada 2027 nanti.
Dengan kemenangan itu, skuad Garuda mengumpulkan 10 poin atau menempati urutan ke-2 di bawah Irak yang dalam empat laga putara kedua Piala Dunia 2026 sebelumnya menyapu bersih kemenangan dengan 12 poin.
Laga kelima antara Iraq dan dan Vietnam, di Iraq nanti, Vietnam yang meraih enam poin tidak bisa lagi menggeser posisi Indonesia yang mendapatkan tambahan tiga poin menjadi 10 pin setelah kemenangan lawan Filipina.
Sementara jika Irak kalah lawan Vietnam dalam laga tandang nanti akan tetap mengantongi 12 poin dan jika menang menjasi 15 poin. Kedudukannya tidak goyah di ranking pertama si Grup F.
Vietnam berada di posisi ke-3 dengan enam poin, sedangkan Filipina juru kunci, setelah sebelumnya hanya sekali bermain dengan skor imbang 1 – 1 melawan Garuda.
Selain lolos putaran ketiga Piala Dunia tahun 2026, Timnas Garuda juga otomatis menjadi peserta Piala Asia 2027 setelah absen selama 17 tahun. Namun pelatih nasional Shin Tae yong mengaku, lawan-lawan Garuda di putaran ke-3 Piala Dunia 2026 jauh lebih kuat dibandingkan di grup penyisihan putaran ke dua sebelumnya,
Di putaran ketiga Piala Dunia 2026 yang diikuti 18 kesebelasan, Indonesia akan berhadapan dengan dua kesebelasan yang langgaan atau ikut dalam dua kali edisi terakhir Piala Dunia (2018 dan 2022) yakni Australia, Arab Saudi, Iran, Jepang, Korea Selatan dan Qatar.
Di tengah optimisme para penggawa Garuda untuk bersaing di  putaran ke-PD 2026, pelatih nasional ShinTae-yong mengingatkan, timnya merupakan yang terlemah di antara peserta di putaran ketiga PD 2026 nanti, walau ia bertekad untuk tidak menyerah.
Di putaran ke-3 PD 2026 nanti, dua tim terbaik di setiap grup (18 tim dibagi tiga grup) akan mendapatkan enam tiket untuk berpartisipasi, sementara tim di ranking ke-3 dan ke-4 memperebutkan dua tiket lagi, lalu satu tiket lagi diberikan lewat laga play -of antarzona (benua).
Laga pertama putaran ke-3 PD 2026 dimulai 5 Sept. dan berakhir 10 Juni 2025 di mana tiap tim akan menjalani 10 laga.
Sementara dalam laga dengan Filipina, Rabu malam, sejak peluit dibunyikan, para peggawa Garuda mendominasi permainan dengan melancarkan serangan bertubi-tubi, sebaliknya, lawan berusaha main bertahan.
Gol pertama Indonesia deilesakkan oleh pemain gelandang asal naturalisasi Tom Haye melalui tendangan jarak jauh pada menit ke 32 dan sundulan kapten Garuda Rizky Ridho pada menit ke-56.
Yang perlu dibenahi, apalagi menghadapi lawan-lawan di kasta yang lebih tinggi di PD 2026 nanti adalah penyelesaian yang buruk skuad Garuda tercermin dari sejumlah peluang emas yang gagal dikonversikan menjadi gol.
Kemenangan melawan Filipina yang membawa Garuda tampil di putaran ke-3 PD 2026 dan Piala Asia 2027 hendaknya jadi modal awal bagi Garuda untuk bebenah diri agar bisa mengepakkan sayapnya lebih tinggi lagi.




