Banten Targetkan Penghimpunan Zakat Capai Rp 2,75 Miliar

ilustrasi/ist

BANTEN – Pengumpulan zakat di Provinsi Banten ditargetkan Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Provinsi Banten meningkat dari angka tahun lalu, yaitu sebesar Rp2,75 miliar.

Ketua Bazda Provinsi Banten KH Suparman Usman di Serang, Selasa (22/6/2016) mengatakan, “Target kami tahun ini Rp2,75 miliar, meningkat dari tahun 2015 sebesar Rp2,5 miliar. Mudah-mudahan ini bisa tercapai,” katanya.

Usaha pencapaian target dilakukan pihaknya dengan mendorong masyarakat terutama umat Islam untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar zakat. Dengan meningkatnya penerimaan zakat oleh Bazda Banten, maka akan semakin banyak pula masyarakat kurang mampu yang bisa dibantu melalui zakat yang disalurkan Bazda Banten.

“Jumlah unit pengumpul zakat (UPZ) di Provinsi sebanyak 67 UPZ. Sedangkan UPZ yang ada di delapan kabupaten/kota se-Banten 868 UPZ,” katanya, dikutip Antara..

Zakat yang dihimpun Bazda Banten nantinya akan disalurkan untuk masyarakat yang berhak atau mustahik zakat, untuk membantu meringankan beban pendidikan melalui beasiswa serta peningkatan ekonomi masyarakat kurang mampu dalam bentuk permodalan usaha kecil.

Sementara itu Gubernur Banten Rano Karno mengajak kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Banten untuk menunaikan zakat, baik itu zakat profesi maupun zakat-zakat lainnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Pengelolaan Baznas kita nomor satu terbaik nasional, artinya pengelolaan zakat kita sudah tidak diragukan lagi. Dari tahun- ketahun pembayar zakat PNS juga ikut meningkat, artinya kesadaran PNS membayar zakat meningkat,” kata Rano Karno.

Menurutnya dengan menyumbangkan sebagian harta kita di bulan suci ini dapat membuat kaum dhuafa bangkit dari kesulitan yang selama ini membelenggu.

Advertisement