Wilayah Indonesia Masih Berpeluang Cuaca Ekstrem

ilustrasi/Ist

JAKARTA-Pekan terakhir bulan Juli ini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, sejumlah wilayah di Indonesia masih akan dilanda cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat dengan disertai kilat dan angin kencang.

“Wilayah yang berpotensi hujan lebat adalah Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua bagian Utara,” jelas Humas BMKG, Dwi Rini Endra Sari, seperti dilaporkan dalam situs resmi BMKG,Kamis (23/6).

Wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang/puting beliung adalah Maluku dan Papua Barat.

Cuaca ekstrem ini dipicu oleh adanya daerah tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung dan di Samudera Pasifik sebelah utara Maluku Utara.

Konvergensi terbentuk di perairan utara Maluku Utara dan Sulawesi bagian tengah.

Kelembaban udara yang tinggi terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali di Jawa bagian timur, Bali, dan Nusa Tenggara. Kondisi ini mendukung proses pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Yunus Swarinoto, mengatakan, khusus wilayah Jakarta, Bogor‎, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), antara siang dan sore hari cuaca berawan dan potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor.

Pada malam hari cuaca berawan dan hujan dengan intensitas ringan berpeluang mengguyur Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Depok dan Tangerang.

Sedang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di Bogor.

Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 24-33 °Celsius‎ dengan kelembaban udara di kisaran 69-91 %.

Terdapat angin pada bagian timur-tenggara dengan kecepatan 5-22 km/jam.

Advertisement