Curah Hujan Rendah, Aceh Berpotensi Dilanda Kekeringan

Ilustrasi kekeringan

ACEH – BMKG Aceh melalui Stasiun Klimatologi menyatakan sejumlah wilayah di provinsi berpotensi mengalami kekeringan akibat curah hujan yang rendah pada musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September mendatang.

“Analisis hujan terakhir di seluruh wilayah Aceh pada 11 hingga 20 Juli rendah, warnanya coklat semua. Dan ini sudah berjalan beberapa dasarian terakhir,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Aceh, Muhajir, di Banda Aceh, Kamis.

Muhajir juga menyampaikan bahwa sejak Mei lalu Stasiun Klimatologi Aceh sudah mengeluarkan surat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau 2024 dan waspada kekeringan untuk bupati/wali kota dan instansi terkait.

“Kalau daerah mana saja yang sudah mengalami kekeringan, itu di Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, sisanya kami belum dapat informasi, apakah sudah memberlakukan kesiapsiagaan di masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.

Sebagai informasi, sejauh ini satu daerah di Aceh yakni Kabupaten Aceh Besar telah memberlakukan status siaga darurat bencana kekeringan untuk wilayah Kecamatan Lhoknga.

Penetapan status bencana tersebut agar penanganannya dapat dilakukan secara komprehensif dan keberlanjutan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here