Kondisi Terkini Usai Gempa Guncang Gorontalo

ilustrasi

GORONTALO – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan penyebab gempa M 6,4 di Gorontalo hari ini adalah aktivitas deformasi dalam Lempeng Sangihe.

Lempeng Sangihe adalah lempeng yang berlokasi di zona subduksi Laut Maluku. Aktivitas Lempeng Sangihe bertanggung jawab atas gempa Gorontalo M 6,1 yang terjadi pada Januari 2023 dan gempa Manado M 5,9, yang terjadi pada 16 November 2023.

Daryono mengungkapkan bahwa analisa mekanisme sumber menemukan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Sementara itu, jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Gorontalo termasuk sebagai gempa bumi menengah.

Adapun titik pusat gempa terletak di laut pada koordinat 0,14° LS ; 122,91° BT, atau berjarak 77 kilometer dari barat daya Gorontalo, dengan kedalaman 132.

Gempa dirasakan oleh banyak orang di wilayah sekitar.  Sejauh ini, belum dilaporkan adanya kerusakan atau korban. BMKG juga menyatakan bahwa gempa M 6,4 di Gorontalo tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap memantau informasi terkini gempa dari platform resmi pemerintah dan BMKG.

Warga juga diminta memeriksa bangunan rumah masing-masing, jika ada kerusakan segera dilaporkan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here