BPBD Solok Sebut Total Korban Longsor Sebanyak 22 Orang

Ilustrasi Longsor akibat hujan deras di Jogjakarta. Foto: Ist

SOLOK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) meralat jumlah total korban tertimbun tanah longsor di lokasi tambang emas ilegal yang berada di kawasan Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, menjadi sebanyak 22 orang.

“Korban keseluruhan 22 orang. Yang terdiri dari 11 orang meninggal dunia dan 11 lagi selamat dengan kondisi luka-luka,” kata Kalaksa BPBD Solok, Irwan Efendi, dilansir detikSumut.

Sementara terkait miss informasi data keseluruhan korban, Irwan Efendi mengatakan disebabkan dampak jauhnya medan dan sulitnya akses jaringan.

“Karena berhubung jauhnya lokasi longsor, yang membutuhkan waktu 4-6 jam dengan berjalan kaki dan ketiadaan jaringan komunikasi berdampak terjadi miss informasi data korban,” jelasnya.

Irwan menambahkan, sampai saat ini 18 korban dari insiden ini sudah berhasil dievakuasi tim gabungan dari lokasi.

“Saat ini yang sudah keluar lokasi 18 orang. Itu terdiri 9 orang korban meninggal dunia, 6 orang luka berat dan 3 orang luka sedang. Sementara 4 korban lain juga proses evakuasi untuk dibawa keluar,” ungkapnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here