Hati-Hati! Banyak Investasi Bodong di NTB

Hati-hati Bujukan Investasi Bodong

Ilustrsi;belajarforexsimpro.com

MATARAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta masyarakat waspada, karena maraknya penipuan berkedok investasi bodong di NTB.

“Korbannya per orang bisa mengalami kerugian mencapai Rp 30-S0 juta bahkan lebih dan nilai tersebut. Ada perkiraan jumlahnya hingga Rp 80an mmiliar,” kata pejabat OJK.

Data OJK NTB menyebutkan, beberapa laporan yang diterima bermacam rupa investasi. Ada yang mengajak investasi di bidang perjalanan wisata terutama ibadah umroh. Janjinya diberikan keuntungan hingga 30 persen dan nilai investasinya. Sehingga tidak sedikit tergiur untuk menarik dana pribadi korban yang semula didepositokan atau bahkan mengambil pinjaman bank untuk keperluan investasi tersebut.

Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi meminta pihak keamanan untuk menangkap pelaku investasi bodong yang merugikan masyarakat dan daerah. ‘Kalau memang sudah terbukti melakukan investasi bodong, saya minta mereka segera ditangkap dan dikonfrensi
kata Muhammad Zainul Majdi sewaktu menerima Ketua OJK NTB, Yusri, baru-baru ini.

Yusri menemui Zainul Majdi berkaitan dengan pemmbentukan Satuan Tugas (satgas) waspada Investasi di daerah. Satgas ini akan bertugas memantau, mengontrol serta mencegah terjadinya investasi bodong di daerah, yang dilakukan oknum yang tidak bentanggung jawab.

Dikutip dari LombokNews, satgas ini dibentuk melibatkan enam lembaga yaitu Pemerintah Provinsi NTB, Kepolisian Daerah NTB, Bank Indonesia, Kejaksaan Tinggi NTB, Kantor wilayah Kementerian Agama NTB dana OJK NTB. Enam pejabat yang terlibat satuan tugas waspada Investasi di daerah tersebut telah menanda-tangani kesepakatan dan terakhir ditanda-tangani Muhammad Zainul Majdi di kantornya, Senin 27 Juni 2016.

Advertisement