PBB: Pasukan UNIFIL Tetap di Lebanon

Ilustrasi Kontingen Indonesia di Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) berpatroli di Naqoura, Lebanon/ foto: AFP

BEIRUT – Pasukan penjaga perdamaian PBB, UNIFIL, akan tetap berada di semua pos mereka meskipun Israel meminta pengosongan pos-pos di sekitar Garis Biru antara Lebanon dan Israel.

Keputusan ini diumumkan oleh Jean-Pierre Lacroix, under-secretary-general PBB untuk operasi perdamaian, setelah memberi penjelasan kepada Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Lebanon, Senin (14/10/2024).

“Saya ingin menekankan bahwa keputusan ini masih berlaku,” ujarnya.

Lacroix menegaskan bahwa keputusan tersebut telah diperkuat oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dan diambil berdasarkan berbagai pertimbangan, dengan prioritas utama tetap pada keselamatan pasukan penjaga perdamaian.

Dewan Keamanan PBB juga menyatakan keprihatinannya terkait konflik yang sedang berlangsung di Garis Biru, terutama setelah beberapa pos UNIFIL diserang dalam beberapa hari terakhir, yang menyebabkan beberapa personel terluka.

“Dengan latar belakang konflik yang sedang terjadi di sepanjang Garis Biru, para anggota Dewan Keamanan menyatakan kekhawatiran besar mereka setelah beberapa pos UNIFIL diserang dalam beberapa hari terakhir,” kata Presiden Dewan Keamanan PBB untuk Oktober sekaligus perwakilan tetap Swiss di PBB, Pascale Baeriswyl.

Dewan mendesak semua pihak untuk menghormati keselamatan personel UNIFIL dan fasilitas PBB, serta menegaskan kembali dukungan mereka terhadap UNIFIL yang berperan penting dalam menjaga stabilitas regional.

Baeriswyl juga menyoroti dampak buruk konflik terhadap warga sipil, dengan banyaknya korban, kehancuran infrastruktur, dan peningkatan jumlah pengungsi.

Ia menyerukan agar semua pihak mematuhi hukum humaniter internasional dan mengimplementasikan sepenuhnya Resolusi Dewan Keamanan 1701, sambil menekankan pentingnya solusi diplomatik untuk mengakhiri konflik serta memastikan keselamatan warga sipil di kedua sisi Garis Biru.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here