Miris, Kondisi Anak-Anak di Gaza Memburuk Setiap Harinya

Seorang ayah membopng anak-anaknya keluar dari puing-puing bangunan di Gaza, Palestina yang dibombardir oleh Israel. Komisi Independen PBB pastikan, Israel melakukan kejahatan perang dan langgar HAM.

GAZA – Kondisi anak-anak di Gaza semakin memburuk setiap harinya akibat minimnya pasokan makanan, air, dan obat-obatan, serta serangan Israel yang berlanjut dan pembatasan ketat terhadap bantuan kemanusiaan, kata juru bicara UNICEF, Selasa (15/10/2024).

James Elder menjelaskan bahwa banyak anak-anak Gaza telah beberapa kali mengungsi sejak konflik dimulai lebih dari setahun yang lalu.

“Setiap hari, kekurangannya semakin parah,” ujar Elder, menyoroti bahwa 85 persen dari Jalur Gaza berada di bawah perintah evakuasi dan dalam kondisi yang tak layak huni.

Elder juga menyoroti penurunan drastis dalam bantuan kemanusiaan yang masuk, terutama pada bulan Agustus, ketika jumlah bantuan yang diterima Gaza paling rendah sejak konflik dimulai. Ditambah lagi, truk komersial tidak diizinkan memasuki wilayah tersebut, memperburuk situasi.

Jika pembatasan ini tidak segera dicabut dan serangan tidak dihentikan, kondisi anak-anak akan semakin memburuk.

“Sulit dibayangkan, tetapi besok akan lebih buruk bagi anak-anak daripada hari ini,” ucapnya.

Organisasi Save the Children menyebut Palestina sebagai “tempat paling mematikan di dunia bagi anak-anak saat ini.

“Setidaknya  3.100 anak-anak di bawah usia 5 tahun telah tewas di Gaza, dan ribuan lainnya berisiko mengalami malnutrisi berat seiring dengan ancaman kelaparan yang semakin nyata,” katanya, Selasa, melalui X.

Serangan Israel telah menyebabkan lebih dari 42.300 korban jiwa, kebanyakan perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 98.600 lainnya terluka.

Blokade yang diterapkan telah membuat hampir seluruh penduduk Gaza mengungsi, menyebabkan kekurangan pangan, air bersih, dan obat-obatan.

Upaya mediasi untuk menghentikan perang sejauh ini gagal, sementara Israel menghadapi tuntutan kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here