Jemput Anaknya Yang Diduga Masuk ISIS, Bapak Ini Jadi Korban Bom Istanbul

Kondisi setelah bandara Ataturk diserang/ Reuters

TURKI – Salah satu korban bom Istanbul adalah dokter militer Tunisia, Fathi Bayoudh, yang bertujuan pergi ke Turki untuk membujuk anaknya yang diduga telah masuk jaringan ISIS agar mau pulang kembali ke Tunisia.

Sayangnya, takdir berkata lain, ia malah menjadi korban serangan bom di bandara Ataturk, Selasa (28/6/2016).

“Bayoudh pergi ke Turki untuk bertemu dengan putranya yang bergabung dengan ISIS di Suriah beberapa bulan lalu bersama kekasihnya,” ujar seorang pejabat keamanan Tunisia.

Seperti dilansir Reuters, menurutnya putra Bayoudh pergi untuk belajar di Fakultas Kedokteran, namun ia ditahan oleh tentara Turki di perbatasan Suriah karena ingin bergabung dengan ISIS.

Diketahui, Tunisia memang dianggap sebagai model reformasi demokrasi di dunia Arab sejak 2011. Namun Tunisia juga merupakan salah satu sumber terbesar militan asing bagi ISIS di Suriah dan Irak. Lebih dari 3.500 warga Tunisia sudah pergi untuk bergabung dengan ISIS dan kelompok militan lain di Suriah, Irak, dan Libya.

Advertisement