JAKARTA, KBKNEWS.id – Jumlah korban tewas akibat gempa kembar yang mengguncang Venezuela kembali meningkat menjadi 188 orang, sementara 1.520 orang mengalami luka-luka.
Data terbaru tersebut disampaikan Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, pada Jumat (26/6/2026).
Gempa berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 yang tercatat oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) terjadi hanya berselang satu menit pada Rabu malam waktu setempat.
Proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung untuk mengevakuasi korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Wilayah La Guaira, di utara Caracas, menjadi daerah yang mengalami kerusakan paling parah. Warga berupaya menyelamatkan korban dengan peralatan seadanya sambil menunggu tim penyelamat. Sejumlah penyintas dilaporkan masih terdengar meminta pertolongan dari bawah puing-puing.
Pemerintah Venezuela menerima berbagai tawaran bantuan kemanusiaan dan tim penyelamat dari sejumlah negara.
Sementara itu, gempa susulan masih terus terjadi sehingga memperumit proses evakuasi.
Bencana ini juga menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah dan memicu aksi penjarahan di sebuah supermarket di La Guaira. Banyak warga terpaksa menghabiskan malam di jalanan karena rumah mereka rusak atau khawatir akan gempa susulan.
Pemerintah bersama tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi korban serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.




