WNI di Valencia Aman dari Banjir, KBRI Madrid Terus Pantau Situasi

Sebagian besar wilayah Spanyol dilanda hujan deras dan menyebabkan banjir pada Selasa (29/10/2024),  dengan wilayah Andalusia dan Valencia mengalami dampak terparah. (Foto: ANTARA/Anadolu)

JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Madrid menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada WNI yang menjadi korban dalam banjir yang melanda Valencia, Spanyol.

Menurut keterangan tertulis dari Pelayanan dan Perlindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Sabtu (2/11/1024), KBRI Madrid telah melakukan koordinasi dengan pihak berwenang setempat dan menjalin komunikasi dengan komunitas WNI di Valencia.

Berdasarkan data yang dimiliki KBRI Madrid, sekitar 200 WNI tinggal di Valencia. KBRI Madrid juga telah mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada dan menghindari area yang terkena dampak banjir guna mengantisipasi potensi bencana susulan.

Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Madrid di nomor +34 619 31 23 80.

Spanyol telah mengalami hujan lebat sejak Selasa (29/10/2024), dengan wilayah paling terdampak adalah Andalusia dan Valencia.

KBRI Madrid menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal akibat banjir di Valencia telah mencapai sekitar 200 orang.

Pihak berwenang di Valencia telah mengeluarkan peringatan merah sebagai level tertinggi, dan lebih dari 60 jalan utama serta puluhan jalur alternatif telah ditutup karena banjir.

Sebanyak lebih dari 1.500 tentara telah diterjunkan ke daerah yang terdampak banjir untuk membantu dalam operasi tanggap darurat.

Menteri Kebijakan Teritorial, Angel Victor Torres, menyatakan bahwa pemerintah Spanyol menetapkan masa berkabung selama tiga hari bagi para korban, yang dimulai pada 31 Oktober hingga 2 November.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here