Jangan Abaikan! Ini Tiga Jenis Sakit Kepala yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

JAKARTA – Meskipun sebagian besar sakit kepala tidak membahayakan, ahli saraf mengingatkan adanya jenis sakit kepala tertentu yang dapat menjadi tanda masalah serius, seperti aneurisma otak.

Dr. Bing, ahli saraf bersertifikat yang juga populer di TikTok, menjelaskan tiga gejala sakit kepala yang tidak boleh diabaikan yakni, sakit kepala yang terasa seperti tersambar petir, sakit kepala baru pada usia di atas 50 tahun, dan sakit kepala baru yang disertai gangguan penglihatan.

Dalam laporan yang dikutip dari Medical Daily, Bing menggambarkan sakit kepala seperti tersambar petir sebagai rasa sakit yang tiba-tiba memuncak dalam waktu singkat, dengan tingkat rasa sakit mencapai 10 dari 10 hanya dalam satu menit.

“Orang sering menyebutnya sebagai sakit kepala terburuk dalam hidup mereka. Hal utama yang perlu diperiksa adalah pendarahan subaraknoid, yang biasanya disebabkan oleh pecahnya aneurisma,” jelas Bing.

Namun, ia menambahkan bahwa tidak semua sakit kepala parah yang mendadak berarti aneurisma. Beberapa penyebab lain bisa berupa penyempitan pembuluh darah otak atau reversible cerebral vasoconstriction syndrome (RCVS), dan trombosis vena serebral, yaitu penggumpalan darah di pembuluh otak utama.

Risiko sakit kepala baru atau migrain umumnya menurun seiring bertambahnya usia, tetapi Bing menyarankan siapa pun yang mengalami sakit kepala baru setelah usia 50 tahun untuk segera memeriksakan diri. Sakit kepala pada usia tersebut dapat mengindikasikan kondisi seperti hematoma, tumor, atau infeksi.

Ia juga menyebutkan bahwa sakit kepala baru yang disertai perubahan penglihatan serta gejala seperti nyeri di kulit kepala dan saat mengunyah bisa menjadi tanda artritis sel raksasa, suatu peradangan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan kebutaan permanen jika tidak segera ditangani.

Selain itu, Bing mengimbau untuk waspada jika sakit kepala baru disertai masalah mata, seperti kelopak mata turun, pupil melebar, atau pandangan kabur.

“Gejala ini bisa menjadi salah satu tanda aneurisma otak yang menekan saraf kranial ketiga, sehingga penting untuk segera diperiksa sebelum aneurisma tersebut pecah,” tuturnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here