Waspada! 11 Kabupaten di Jawa Barat Berisiko Longsor, Ini Imbauan BPBD

Ilustrasi Longsor di salah satu titik di Cianjur pada Rabu (4/12)/ foto: BPBD Cianjur

BANDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya tanah longsor dan pergerakan tanah.

Peringatan ini terutama ditujukan kepada warga di 11 kabupaten yang termasuk dalam kategori rawan bencana, baik pada tingkat menengah maupun tinggi.

“Kami imbau tetap waspada atas potensi bencana tanah longsor, terutama bila terjadi hujan lebat,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Barat Bambang Imanudin di Bandung, Kamis (13/2/2025).

Bambang juga menyampaikan bahwa salah satu langkah kewaspadaan yang dapat dilakukan adalah segera melakukan evakuasi jika terdengar suara gemuruh yang menandakan adanya pergerakan tanah atau ancaman longsor.

“Lakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lapang dan aman dengan membawa barang secukupnya untuk menghindari dampak yang membahayakan jiwa,” ujarnya.

Prakiraan Cuaca dan Wilayah Rawan Longsor

Peringatan ini dikeluarkan BPBD Jawa Barat berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode 12 hingga 19 Februari 2025.

BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat akan terjadi pada siang hingga malam hari di 11 kabupaten yang berisiko mengalami longsor.

Pada periode 12-15 Februari 2025, hujan dengan intensitas bervariasi diprediksi terjadi di Kabupaten Purwakarta, Subang, Sumedang, Kuningan, Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, dan Sukabumi.

Sementara itu, pada 16-17 Februari 2025, hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di wilayah Purwakarta, Subang, Kuningan, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, dan Sukabumi.

Kemudian, pada 18-19 Februari 2025, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di seluruh 11 kabupaten rawan longsor, yaitu Purwakarta, Subang, Kuningan, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Sukabumi, Ciamis, Majalengka, Sumedang, dan Bogor.

BPBD Jawa Barat mengingatkan masyarakat di daerah rawan agar tetap siaga dan segera mengambil langkah antisipatif guna menghindari dampak buruk dari bencana longsor yang berpotensi terjadi akibat curah hujan tinggi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here