JAKARTA – Situs pemantau kualitas udara IQAir mencatat udara pada Kamis (6/3) pagi di DKI Jakarta menjadi terburuk kedua di dunia.
Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) berada di angka 174 atau masuk kategori tidak sehat dengan angka partikel halus atau Particulate Matter (PM 2.5).
Sebelum DKI Jakarta, Kolkata India menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di urutan satu dengan angka 175 kemudian di urutan ketiga diikuti Beograd, Serbia di angka 165 lalu diikuti Lahore, Pakistan juga di angka 165.
Kelompok sensitif dianjurkan untuk menggunakan masker jika berada di luar ruangan, dan lebih sering beristirahat serta beraktivitas ringan, juga membawa obat pribadi.





