Trump Terapkan Strategi “Wortel dan Tongkat”, Bantuan Militer ke Ukraina Dihentikan

Presiden Ukraina Voloydmyr Zelenskyy yang bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih (28/2) terlibat debat panas. (youtube)

JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat secara resmi menghentikan seluruh bantuan militer ke Ukraina sejak Senin (3/3/2025) malam.

Disampaikan oleh juru bicara Departemen Pertahanan AS kepada RIA Novosti, keputusan ini mulai berlaku pada pukul 6 petang waktu setempat (Selasa pukul 6 pagi WIB).

“Pada Senin pukul 6 petang (Selasa pukul 6 pagi WIB), perintah untuk menghentikan semua bantuan ke Ukraina diberikan kepada DOD (Departemen Pertahanan), termasuk bantuan yang sedang dalam perjalanan,” kata sang jubir.

Meskipun demikian, juru bicara tersebut menolak berkomentar mengenai laporan bahwa pemerintah AS juga menghentikan pemberian informasi intelijen kepada Ukraina.

Media AS, mengutip pejabat Gedung Putih, melaporkan bahwa penghentian bantuan ini dilakukan sampai pemerintah Ukraina menunjukkan keseriusan dalam perundingan damai.

Penasihat senior Gedung Putih, Jason Miller, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi “wortel dan tongkat” yang diterapkan Presiden Donald Trump untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS, Mike Waltz, pada Rabu membenarkan adanya “penghentian sementara” bantuan militer tersebut.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini dapat berubah jika terdapat kesepakatan dalam negosiasi terkait mineral tanah jarang antara AS dan Ukraina.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here