KARAWANG – Arus balik Lebaran di Tol Jakarta-Cikampek mulai mengalami kepadatan, sehingga petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow pada Rabu malam.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, mengatakan bahwa volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta di ruas Tol Jakarta-Cikampek mulai meningkat.
Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, PT JTT mendukung keputusan kepolisian dengan menerapkan contraflow dari KM 55 hingga KM 47 arah Jakarta mulai pukul 20:57 WIB.
“Kami mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol,” katanya.
Jasa Marga juga mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi kendaraan dan diri mereka dalam keadaan prima, mengisi daya perangkat komunikasi, memeriksa ketersediaan BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, di Tol Cipali pada Rabu petang, arus balik kendaraan menuju Jakarta dilaporkan meningkat, meskipun lalu lintas masih terpantau ramai lancar.
Sejak tengah malam hingga pukul 18:00 WIB, sekitar 33 ribu kendaraan melintasi Tol Cipali dari arah Jakarta menuju Cirebon, dengan rata-rata 1,4 ribu kendaraan per jam pada pukul 15:00 hingga 18:00 WIB.
Sebaliknya, sebanyak 26,3 ribu kendaraan bergerak dari Cirebon ke Jakarta, meningkat sekitar 62 persen dibandingkan hari sebelumnya. Peningkatan ini terutama terjadi antara pukul 15:00 hingga 18:00 WIB, dengan rata-rata 2,7 ribu kendaraan per jam.
Untuk mengatur kelancaran lalu lintas, Astra Tol Cipali mengikuti kebijakan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga instansi, yang menetapkan rekayasa lalu lintas one way pada arus balik mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 14:00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24:00 WIB.



