JAKARTA, KBKNEWS.id – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jakarta menganggarkan Rp 500 juta untuk program pemutihan ijazah.
Pramono mengungkapkan program pemutihan ijazah ini digelontorkan untuk membantu warga tidak mampu yang tidak bisa menebus ijazah sekolah anaknya. Berdasarkan catatan yang diterimanya, Pramono mengungkapkan jika belasan ribu ijazah masih tertahan dis sekolah-sekolah di Jakarta.
Terkait anggaran Rp500 juta, Dia menjelaskan jika jumlah tersebut merupakan tahap awal program pemutihan ijazah yang digelar Pemprov bekerja sama dengan Baznas Bazis Jakarta.
Sebanyak 117 ijazah dari berbagai tingkatkan sekolah telah ditebus pada tahap awal. “Periode pertama kurang lebih nilainya sekitar Rp 500 juta,” kata Pramono, Minggu (27/4/2025), dilansir dari Antara.
Pramono berharap, program pemutihan ijazah ini bisa selesai dalam 100 hari kerja sejak ia resmi dilantik sebagai Gubernur Jakarta pada 20 Februari 2025.
“Saya minta ini tidak berhenti sekali aja. Pemutihan ijazah, dan lain-lain bisa diselesaikan segera dalam waktu sebelum 100 hari,” katanya.




