Respons Warga Gaza Terbelah soal Rencana Evakuasi oleh Indonesia

Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Anadolu)

JAKARTA, KBKNews.id – Wacana Presiden Prabowo Subianto untuk mengevakuasi warga Gaza ke Indonesia mendapat tanggapan beragam dari masyarakat Gaza.

Ketua Tim Emergency Medical Team (EMT) ke-8 MER-C Indonesia, Mea Fransisca, yang baru saja bertugas di wilayah tersebut, mengungkapkan bahwa sebagian warga Gaza menyetujui ide evakuasi, namun sebagian lainnya menolaknya.

“Ada yang menolak dan ada juga sebenarnya menerima pendapat untuk evakuasi tersebut,” kata Mea pada acara “Talkshow Problematika Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia” yang diselenggarakan oleh MER-C dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Rabu (30/4/2024).

Menurutnya, kelompok yang menyambut baik rencana evakuasi umumnya berasal dari kalangan berpendidikan, seperti mahasiswa kedokteran, namun jumlahnya diperkirakan hanya sekitar 5–10 persen.

Sebaliknya, warga Gaza yang berusia produktif lebih banyak menentang gagasan tersebut karena mereka merasa tanah Gaza adalah milik mereka dan tidak ingin meninggalkannya.

“Mereka sangat kecewa dengan Indonesia karena mereka merasa ini adalah tanah mereka,” katanya.

Namun, lanjut Mea, sebagian dari mereka bisa menerima evakuasi jika dilakukan karena alasan medis, asalkan ada jaminan tertulis dari Israel bahwa mereka dapat kembali ke Gaza suatu saat nanti.

“Harus ada jaminan hitam di atas putih. Israel yang memberikan jaminan bahwa warga Gaza bisa kembali masuk ke wilayah kantong itu,” ujarnya.

Mea juga mengungkapkan bahwa isu ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan warga Gaza, karena mereka merasa dukungan dari masyarakat Indonesia mulai memudar.

Padahal, menurutnya, dukungan dari rakyat Indonesia, terutama melalui media sosial, telah menjadi sumber harapan bagi warga Gaza.

Ia menekankan bahwa pemerintah Indonesia sebaiknya melibatkan organisasi kemanusiaan dalam merancang langkah-langkah jika rencana evakuasi benar-benar akan dilaksanakan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here