Bencana Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang Landa Sejumlah Titik di Ambon

Ilustrasi peristiwa pohon tumbang di Kota Ambon. (Foto: Humas Pemkot Ambon)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Hujan lebat selama dua hari berturut-turut di Pulau Ambon telah mengakibatkan bencana tanah longsor dan banjir pada beberapa titik.

Sejumlah ruas jalan di Kota Ambon juga tidak bisa dilewati sementara ini akibat luapan banjir, antara lain di kawasan Perigi Lima, Jalan AY Patty, Jalan Baru, serta kawasan Waehaong maupun kawasan Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon Kamari sejak awal bulan ini telah mengeluarkan peringatan dini kepada warga guna mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi si wilayah Kota Ambon, Kabupaten Buru dan Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur hingga Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.

Karena itu masyarakat diimbau mewaspadai cuaca buruk, tanah longsor dan banjir hingga ancaman gelombang tinggi disertai angin kencang.

Peringatan ini dikeluarkan BMKG berdasarkan hasil analisis, kondisi atmosfer yang dapat memicu terjadinya cuaca signifikan di wilayah Maluku akibat adanya daerah pertemuan angin serta percepatan massa udara, suhu muka laut yang hangat antara 28-32 derajat Celcius dengan anomali -1.0 hingga 2.4 derajat Celcius.

Kemudian faktor aktifnya gelombang Rossby dan kelembaban udara lapisan atas yang relatif basah, dsertaMaluku saat ini sudah memasuki periode musim hujan.

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here