Tahun Baru Hijriah 1447, Momen Refleksi dan Amalan Puasa di Bulan Muharam

Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/Baramyou0708)

JAKARTA, KBKNews.id – Tahun Baru Islam atau 1 Muharam menjadi momen penting dalam kalender Hijriah yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan keagamaan. Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia 2025, 1 Muharam 1447 H jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025.

Tanggal ini menandai peralihan dari tahun 1446 ke 1447 Hijriah dan menjadi saat yang tepat bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan keimanan.

Menurut NU Online, Muharam merupakan salah satu bulan istimewa dalam Islam. Di dalamnya terdapat anjuran untuk menjalankan puasa sunah, yang keutamaannya hanya kalah dari puasa Ramadan.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa puasa terbaik setelah Ramadan adalah di bulan Allah, yakni Muharam.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ. (رواه مسلم)

Artinya: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: ‘Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yakni Muharam. Dan salat yang paling utama setelah salat fardu adalah salat malam.” (HR Muslim)

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah puasa Tasua dan Asyura, yang masing-masing jatuh pada 9 dan 10 Muharam. Puasa ini memiliki banyak keutamaan dan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2025

Berdasarkan penetapan kalender oleh Kementerian Agama RI, berikut ini tanggal penting bulan Muharam 1447 H dalam kalender Masehi:

  • 1 Muharam 1447 H bertepatan dengan Jumat, 27 Juni 2025, diperingati sebagai Tahun Baru Islam.
  • 9 Muharam 1447 H atau hari Tasua, diperkirakan jatuh pada Sabtu, 5 Juli 2025.
  • 10 Muharam 1447 H, dikenal sebagai hari Asyura, jatuh pada Minggu, 6 Juli 2025.

Hari-hari ini memiliki nilai sejarah dan keutamaan yang besar dalam Islam. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan diri secara spiritual dan mencatat tanggal-tanggal tersebut agar dapat menjalani ibadah secara maksimal.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here