JAKARTA, KBKNEWS.id – Gempa magnitudo 5,2 yang mengguncang Poso Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin (14/7) malam dilaporkan telah menyebabkan puluhan rumah rusak.
Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Akris Fattah Yunus mengatakan berdasarkan hasil asesmen sementara, sebanyak 38 rumah warga rusak di Desa Tindoli, Kecamatan Pamona Tenggara.
Ia mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Poso telah berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan melakukan asesmen di lapangan.
Ia melanjutkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 20 orang warga mengungsi. Menurut dia, masyarakat masih waspada terhadap gempa susulan, meski demikian situasi mulai kondusif. “Rumah warga mengalami kerusakan ringan, sehingga sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat aman karena khawatir gempa susulan,” ujarnya, dilansir Antara.
Ia mengatakan warga mengungsi ke rumah kerabat dan juga di halaman rumah warga lainnya. Untuk itu, lanjut dia, berdasarkan hasil asesmen, kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik, obat-obatan dan tenda pengungsian.





