Banyak Ular di Wilayah Perbatasan, Korut Tuduh Korsel Sebagai Penyebarnya

Ilustrasi/ Youtube

KOREA UTARA – Pemerintah Korea Utara memerintahkan pata tentaranya untuk membersihkan ular yang banyak didapati di Provinsi Ryanggang, atau di daerah yang berbatasan dengan Korea Selatan. Bahkan, Korut menuduh jika ular tersebut disebar Korsel untuk mengacaukan negaranya.

Tuduhan tersebut diungkapkan oleh sumber yang tidak mau disebutkan namanya, seperti dikutip dari The Guardian. “Bulan ini, unit patroli diperintahkan menangkapi ular-ular sebelum sampai di tepi Sungai Yalu,” ujar sumber anonim tersebut, pada Rabu (27/7/2016).

Pemerintah Kim Jong Un menuding Korsel berada di balik peningkatan jumlah ular berbahaya di wilayah itu.
Namun tidak semua tentara mempercayai tuduhdan tidak percaya Korsel melakukan penyerangan dengan memakai hewan berbisa. “Beberapa tentara mengeluh. Mereka mengatakan, bahkan anak umur tiga tahun tidak akan percaya Korsel akan menyerang kita dengan ular,” tambahnya.\]’

Meskipun banyak yang meragukan, tetapi Kementerian Keamanan Rakyat Korut tetap memerintahkan rakyatnya untuk mewaspadai dari serangan gigitan ular. Dikabarkan, telah ada beberapa korban tewas karenanya.

Sebelum menuduh Korsel melakukan serangan menggunakan hewan buas, sebelumnya Korut juga pernah
menuding Amerika Serikat telah menyebar wabah serangga untuk memangsa ladang jagung, demikian diungkapkan sember anonim tersebut.

Advertisement