PRANCIS – Identitas pelaku penyerangan gereja yang telah menewaskan seorang pastor kembali diungkap oleh jaksa Prancis, setelah sebelumnya satu identitas pelaku diketahui.
Penyerang tersebut diketahui bernama Abdel Malik Petitjean, seorang remaja berusia 19 tahun.
“Setelah uji DNA, teroris itu dapat dikenali dengan nama Abdel Malik Nabil Petitjean,” ujar seorang sumber di dalam kantor kejaksaan Prancis, dikutip dari BBC.
Sebelumnya, aparat Prancis telah mengumumkan identitas orang pertama, yaitu Adel Kermiche, 19 tahun. Jaksa penuntut umum Francois Molins mengatakan bahwa Kermiche sempat ditangkap dua kali pada tahun lalu ketika berusaha mencapai Suriah.
Keduanya berhasil ditembak mati oleh aparat di luar Gereja Saint-Etienne-du-Rouvray, pinggiran Kota Rouen. Sayangnya Pastor Jacques Hamel, sudah lebih dulu disanderanya dan tewas ditangan mereka.
Molins menuturkan, kedua penyerang membawa “alat ledak tiruan yang dibungkus lembaran alumunium” bersama senjata tangan ketika mereka memasuki gereja Katolik itu.
Sementara itu, Kantor berita yang memiliki kaitan dengan ISIS, Amaq, memberitakan mereka adalah dua tentara ISIS yang telah melakukan penyerangan.




