YAMAN – Sekjen PBB Ban Ki-moon mengaku prihatin atas perlindungan anak-anak di Yaman dan bersikukuh memasukkan Arab Saudi dalam daftar hitam PBB atas gagalnya upaya perlindungan terhadap anak.
Seperti dilansir VOA, Selasa (2/8/2016), Ban mengatakan sekitar 1.200 anak-anak yang tewas dan luka-luka selama tahun 2015, sehingga Arab Saudi layak dimasukan dalam daftar hitam PBB.
Diketahui, bulan Juni lalu ia telah mencabut sementara koalisi pimpinan Amerika dari daftar hitam pelanggar hak anak-anak.
Atas tindakannya tersebut, para pendukung koalisi mengancam untuk menghentikan pendanaan bagi banyak program PBB. Namun ia mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa kajian lebih lanjut terus dilakukan dan situasi di lapangan akan dipantau secara seksama.
Pemilihan kata-kata Ban dalam pernyataan itu mengisyaratkan bahwa kecil kemungkinan koalisi itu akan dimasukkan kembali ke dalam daftar hitam.
Sementara itu Duta Besar Arab Saudi Untuk PBB Abdallah Al Mouallimi bulan Juni lalu mengatakan “Kami yakin bahwa pencabutan dari daftar ini bersifat final, tidak bisa diubah dan tanpa syarat”. ucapnya.




