Demak Dikepung Banjir, 10 Desa Terendam dan 13 Ribu Warga Terdampak

JAKARTA, KBKNEWS.id – Banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kian meluas hingga mencakup 10 desa di empat kecamatan per Sabtu (4/4/2026) sore.

Jumlah warga terdampak tercatat mencapai 13.106 jiwa.

Bencana ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Kecamatan Guntur pada Jumat (3/4/2026), yang diperparah oleh tingginya curah hujan dari wilayah hulu hingga hilir sungai.

Tercatat ada tiga titik tanggul yang jebol, yakni dua titik di Desa Trimulyo dan satu titik di Desa Sidoharjo.

Meski wilayah terdampak bertambah dari sebelumnya enam desa menjadi 10 desa, kondisi banjir mulai menunjukkan tren penurunan.

Ketinggian air di titik terparah yang sempat mencapai 1,5 meter kini berangsur surut menjadi sekitar 70 sentimeter.

Di Desa Trimulyo, ketinggian air berada di kisaran 50–70 cm, sementara di Desa Ploso sekitar 30–40 cm.
Adapun 10 desa terdampak tersebar di empat kecamatan, yaitu
Kecamatan Guntur diantaranya Trimulyo, Sidoharjo, Turitempel, Tlogorejo, Bumiharjo.

Kemudian Kecamatan Karangtengah Ploso dan Grogol, Kecamatan Wonosalam di Lempuyang,
Kecamatan Kebonagung di Sidomulyo dan Solowire.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak terus melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi terdampak, termasuk distribusi bantuan logistik bagi warga.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here