JAKARTA, KBKNEWS.id – Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mulai membuka jalur seleksi mandiri 2026 sebagai alternatif bagi calon mahasiswa yang belum lolos SNBP maupun SNBT.
Beberapa kampus bahkan sudah membuka pendaftaran sejak awal April, sehingga calon peserta perlu mencermati jadwal masing-masing agar tidak terlewat.
Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi salah satu kampus yang lebih dulu membuka seleksi mandiri melalui SMUP 2026. Pendaftaran telah dibuka sejak 1 April hingga 2 Juni 2026.
Dalam jalur ini, Unpad menyediakan beberapa skema seleksi seperti prestasi akademik yang menggabungkan nilai UTBK dan rapor, jalur minat dan bakat, kelas internasional (IUP), hingga jalur kemitraan. Total kuota yang disediakan mencapai 3.868 kursi, dengan kabar baik tidak adanya kenaikan UKT maupun IPI tahun ini.
Sementara itu, Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka seleksi mandiri mulai 14 April 2026 melalui dua jalur utama, yakni Penelusuran Bibit Unggul (PBU) dan UM UGM berbasis Computer Based Test (CBT). Jalur PBU dibuka hingga 29 April dengan pengumuman pada 4 Juni, sedangkan jalur CBT berlangsung hingga 5 Mei, dilanjutkan ujian pada 2–6 Juni dan pengumuman hasil pada 12 Juni 2026.
Universitas Airlangga (Unair) juga membuka Seleksi Mandiri (SMUA) dengan pilihan jalur yang cukup beragam. Jalur Mandiri Prestasi yang tidak menggunakan tes telah dibuka sejak 7 April hingga 3 Juni 2026, dengan pengumuman pada 7 Juni.
Selain itu, tersedia jalur Mandiri UTBK Plus yang memadukan nilai UTBK dan tes tambahan pada 13–14 Juni, serta jalur Mandiri Ujian Tulis berbasis CBT yang dilaksanakan pada akhir Juni hingga awal Juli.
Untuk Universitas Indonesia (UI), seleksi mandiri dilakukan melalui SIMAK UI 2026. Pendaftaran dibuka pada 8 Mei hingga 5 Juni 2026, dengan pelaksanaan ujian pada 14 Juni dan pengumuman hasil sebelum 1 Juli 2026.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi mandiri melalui Penmaba UNJ 2026. Salah satu jalur yang tersedia adalah jalur prestasi berbasis rapor yang dibuka pada 4–31 Mei 2026. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti uji prestasi pada 13 Juni sebelum hasil akhir diumumkan pada 19 Juni. Selain itu, tersedia juga jalur ujian tulis berbasis komputer dan jalur nilai UTBK.
Sementara itu, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) membuka seleksi mandiri melalui dua gelombang, yang mengacu pada pola tahun sebelumnya. Gelombang pertama biasanya berlangsung pada akhir Mei hingga pertengahan Juni, disusul gelombang kedua hingga awal Juli. Jalur yang tersedia meliputi seleksi berbasis nilai UTBK serta jalur non-UTBK yang mempertimbangkan nilai rapor dan prestasi.
Jalur seleksi mandiri ini menjadi peluang terakhir bagi calon mahasiswa untuk masuk PTN favorit pada 2026.
Dengan ragam skema yang tersedia, mulai dari jalur tanpa tes hingga ujian berbasis komputer, peserta diharapkan dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan kemampuan dan strategi masing-masing.





