Disdikbud Kalbar Tanggap Protes SMAN 1 Pontianak Soal LCC 4 Pilar MPR

JAKARTA, KBKNEWS.id – Polemik penilaian juri dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat masih menjadi sorotan setelah video penilaian viral di media sosial.

Menanggapi protes dari tim SMAN 1 Pontianak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar memanggil pihak sekolah dan tim pendamping untuk membahas persoalan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan pemanggilan dilakukan guna menindaklanjuti polemik yang muncul usai perlombaan.
“Kami sudah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak dan tim pendamping terkait persoalan ini,” kata Faisal, dilansir detikkalimantan.

Disdikbud Kalbar meminta seluruh pihak tetap mengikuti prosedur resmi yang berlaku dalam perlombaan. Faisal menyarankan agar pihak sekolah mengajukan peninjauan ulang kepada panitia penyelenggara apabila keberatan terhadap hasil penilaian.

Menurutnya, LCC 4 Pilar merupakan agenda nasional yang diselenggarakan langsung oleh MPR RI sehingga mekanisme penyelesaian keberatan berada di tangan penyelenggara.

“Karena ini kegiatan dari MPR RI, tentu ada mekanisme dan ketentuan yang harus diikuti,” ujarnya.

Faisal menegaskan pada prinsipnya pihak SMAN 1 Pontianak menerima hasil perlombaan. Meski demikian, evaluasi tetap dinilai penting agar kejadian serupa tidak terulang dalam kompetisi berikutnya.

“Kita selesaikan sesuai ketentuan lomba dan semua pihak harus menunjukkan sikap kesatria,” tegasnya.

Sebelumnya, polemik LCC MPR di Kalbar menjadi perhatian publik setelah video penilaian juri viral di media sosial. Dalam video tersebut, juri dianggap memberikan penilaian berbeda terhadap jawaban yang dinilai sama oleh peserta.

Kondisi itu memicu kritik hingga Wakil Ketua MPR RI meminta maaf dan mendorong evaluasi pelaksanaan lomba.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here