Jelajah Kandang Dompet Dhuafa Kenalkan Ekosistem Kurban hingga Pemberdayaan Peternak

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sejumlah komunitas diajak menjelajahi kawasan pemberdayaan Kampung Ternak Dompet Dhuafa di Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, dalam kegiatan bertajuk “The Series of Impact”, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman langsung mengenai ekosistem pemberdayaan hewan kurban, mulai dari peternakan hingga pemanfaatan teknologi digital untuk layanan donatur.

Komunitas yang terlibat berasal dari berbagai bidang, di antaranya MasakTV, Ruang Temenin, Doodle Art Indonesia, Ayo Motret Jakarta, Komunitas Narasi Jabodetabek, hingga Youth Ranger Indonesia.

Mereka berangkat bersama dari Jakarta menuju lokasi pemberdayaan untuk mengikuti rangkaian aktivitas di lapangan.

Sesampainya di lokasi, peserta mengikuti sarasehan bersama Ketua Kelompok Al Ikhwan Kang Ayi, Wakil Ketua Program Tebar Hewan Kurban (THK) Yunan, dan Pimpinan Dompet Dhuafa Jawa Barat Yogi.

Dalam diskusi tersebut, Dompet Dhuafa memperkenalkan Kurban Information System (KIS), sistem digital yang digunakan untuk memberikan laporan otomatis kepada donatur.

“Melalui sistem KIS, donatur akan menerima notifikasi melalui WhatsApp, SMS, atau email. Laporan dimulai dari konfirmasi transaksi, pemberitahuan lokasi penyembelihan pada H-3, hingga notifikasi saat hewan kurban telah selesai dipotong di Hari Raya,” ujar Yogi.

Menurutnya, digitalisasi dilakukan sebagai upaya menghadirkan transparansi pengelolaan kurban kepada masyarakat.

Dengan sistem tersebut, donatur dapat memantau proses penyaluran hewan kurban secara lebih jelas dan terorganisir.

Tak hanya mendengarkan pemaparan, peserta juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas peternakan. Mereka mencoba mencukur bulu domba menggunakan alat elektrik, memandikan ternak di sungai, hingga mencicipi madu hasil budidaya lokal.

Kegiatan semakin meriah ketika peserta turun ke sawah bersama petani binaan untuk mencoba membajak lahan. Aktivitas tersebut memberi gambaran langsung mengenai proses pemberdayaan ekonomi desa yang dijalankan Dompet Dhuafa bersama masyarakat setempat.

Salah satu peserta mengaku terkesan dengan inovasi yang dihadirkan dalam program kurban Dompet Dhuafa. Ia menilai proses pengelolaan kurban dijelaskan secara rinci mulai sebelum hingga setelah penyembelihan.

“Aku amazed banget, terutama soal variasi hewan kurban bahkan tahun ini ada unta juga. Prosesnya, mulai dari sebelum sampai sesudah penyembelihan, benar-benar dijelaskan secara lengkap,” ungkapnya.

Peserta lainnya juga mengapresiasi sistem distribusi kurban yang dinilai tepat sasaran hingga menjangkau masyarakat pelosok yang jarang menikmati daging kurban.

Melalui kegiatan Jelajah Kandang ini, Dompet Dhuafa ingin menunjukkan bagaimana sinergi antara dana kurban, teknologi, dan pemberdayaan peternak lokal dapat memberi dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here