JAKARTA, KBKNEWS.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu (16/5) menyebabkan banjir di lima kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari masih mendata jumlah wilayah dan warga terdampak.
Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang mengatakan lima kecamatan yang terdampak yakni Mandonga, Puuwatu, Kadia, Wuawua, dan Baruga. Menurut dia, petugas di tingkat kelurahan masih fokus melakukan penanganan banjir sehingga proses pendataan belum rampung.
“Masih dihimpun data dari kelurahan, mungkin mereka masih penanganan,” kata Cornelius di Kendari, Minggu (17/5).
BPBD memastikan tetap memberikan bantuan dan pelayanan kepada warga terdampak banjir. Di tengah kondisi tersebut, sejumlah video banjir di Kendari beredar di media sosial.
Salah satunya memperlihatkan warga BTN Puri Taman Kendari, Kecamatan Puuwatu, berjalan menerobos banjir sambil berteriak meminta pertolongan. “Tolong, tolong, datang di sini,” teriak seorang warga dalam video tersebut.
Banjir juga kembali merendam rumah warga di bantaran Kali Wanggu Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, setelah sebelumnya air sempat surut. Lumpur ikut masuk ke dalam rumah warga.
Pantauan di Kecamatan Wuawua menunjukkan genangan mulai surut. Personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari tampak membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir dari rumah mereka.





