SMT Adakan Pelatihan Gratis Guru Pedalaman Solok

Pelatihan gratis, proyek sosial School of Master teacher (SMT) Solok, bagi para guru SD dan kepala sekolah di daerah pelosok Kec. tigo Lurah, diadakan di salah satu ruang kelas SDN 06 Muaro Batu Bajanjang. Pelatihan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. (ist)

SOLOK (KBK) — Sekitar 16 orang Guru Hebat dan satu fasilitator program School of Master Teacher (SMT) Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Dhuafa terjun ke daerah pelosok Kabupaten Solok, Sabtu (13/8/2016).

Tepatnya di Kecamatan Tigo Lurah untuk memberikan pelatihan gratis bagi para guru SD dan kepala sekolah yang ada di kecamatan tersebut.

“Perjalanan yang cukup jauh dari kota Solok ini, memakan waktu sekitar 4 jam. Setelah sampainya dilokasi yaitu di SD N 06 Muaro Batu Bajanjang, para Guru disambut hangat oleh Pengawas Sekolah dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah kecamatan Tigo Lurah, Bapak Hasmen.T, S.Pd,” Koordinator SMT, Rizki Ikhwan mengenang perjalanannya pada Kamis (18/8/2016).

Lanjut Rizki, selain ada pengawas, dilokasi kegiatan juga telah hadir para guru dan kepala sekolah dari 10 sekolah yang ada di lingkup UPT Pendidikan Tigo Lurah yang masing-masing sekolahnya mengirim 3 orang guru dan 1 kepala sekolah. Turut hadir dan mendukung acara yaitunya Bapak   Syamsul Bahri S.Pd, selaku ketua dari forum K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) dari UPT setempat.

Pelatihan ini merupakan Proyek Sosial Guru SMT-SGI Dompet Dhuafa, salah satu bagian dari rangkaian program Guru SMT yang berlangsung selama tiga Bulan di Kabupaten Solok.

Kegiatan yang bertemakan “Pelatihan Guru Kreatif, Mengajar Kreatif dengan menggunakan Media Pembelajaran” ini berjalan selama 1 hari penuh dan dilakukan dalam dua sesi.

Sesi pertama yaitu berupa pemaparan materi oleh Bapak Prisdonil Hengki, M.Pd. Beliau berbicara tentang Modalitas Belajar dan bagaimana menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan memakai media pembelajaran dan alat peraga kreatif.

Sesi pertama ini dimulai pada jam 11.00 wib, yang mana setengah jam sebelumnya diadakan kegiatan pembukaan secara formal yang dibuka langsung oleh Pengawas Sekolah,  Bapak Hasmen.T, S.Pd. Setelah rehat siang, materi kembali dilanjutkan oleh Bapak Hengki sampai berakhir pada sesi tanya jawab di jam 14.00 wib.

Setelah selesai sesi materi, langsung dilanjutkan dengan sesi praktek berkelompok yang mana para guru dan kepala sekolah dibagi dalam 5 kelompok dan setiap kelompok dipandu oleh masing-masing 2 orang guru SMT untuk mengarahkan bagaimana membuat media pembelajaran yang kreatif dengan menggunakan benda-benda bekas yang ada disekitar kita.

Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari para guru dan kepala sekolah yang ikut menjadi peserta kegiatan pelatihan.

“Kami sangat antusias dengan kegiatan ini. Jarang-jarang Kami mendapatkan pelatihan yg menarik seperti ini, Kami juga salut dengan perjuangan panitia pelaksana dan sekaligus pengisi acara dari guru-guru SMT yang sudah mau datang jauh-jauh  ke Tigo Lurah ini, sementara lokasi Kami sangat terpelosok dan jalan yang dilalui pun tidak mudah dan cukup ekstrim,”, begitulah apresiasi yang terlontar dari Bapak Subardiansah S.pd, selaku kepala sekolah SD N 06 Muaro Batu Bajanjang yang sekaligus sebagai tuan rumah tempat pelaksanaan kegiatan pelatihan. (rizki/nisa)

Advertisement